Dec 29 2008
Menulis Yang Membuat Bergembira
Ada sebuah syi’ir (bahasa Arab) yang selalu menjadi rujukan dan tempat kembali saat saya menulis dan merasa tersesat jalan. Syi’ir ini saya baca di sebuah buku yang saya edit, berjudul “Menyambut Usia 40 Tahun” karya Ust. Ahmad Syarifuddin, yang insyaAlloh segera diterbitkan.
Saya kutipkan di sini, semoga bermanfaat buat kita semua; sbb:
| وَمَا مِنْ كَاتِبٍ إِلاَّ سَيَفْنَى | وَيُبْقِى اللهُ مَا كَتَبَتْ يَدَاهُ | |
| فَلاَ تَكْتُبْ بِكَفِّكَ غَيْرَ شَيْءٍ | يَسُرُّكَ فِى الْقِيَامَةِ أَنْ تَرَاهُ |
Setiap penulis akan mati dan berlalu. Tetapi Allah akan mengabadikan apa yang ditulis dengan tangannya itu. Maka janganlah menulis dengan tangan Anda kecuali yang akan membuat Anda bergembira pada hari Kiamat ketika melihatnya.
Semoga saya juga Anda, para penulis, termasuk yang dimaksud dengan syi’ir ini. Amin.
~renungan di tahun baru hijriyah 1430 h




