Dec 14 2008
Tanda Titik Yang Tak Perlu
Ada kesalahkaprahan pada banyak tulisan dalam hal penggunaan “tanda titik.” Dan ini sebenarnya sudah diatur di aturan EYD, tetapi tidak dengan contoh yang cukup.
Mungkin ini disebabkan pemahaman kita bahwa “tanda titik” dipakai untuk mengakhiri kalimat. Titik. Itu saja! Padahal masih koma, karena aturan EYD tentang “tanda titik” yang benar menyatakan bahwa “tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.” Perhatikan kalimat yang saya tandai miring.
Sebenarnya sudah jelas, bukan? Tetapi, masih banyak kita temui kalimat, misalnya:
- Hey!. Jangan duduk di depan pintu!.
- Memangnya kamu siapa?.




