Dec 31 2008

Menarik Pembaca dengan Umpan Kutipan

Tag: Tips Menulisbahtiarhs @ 11:51 pm

“Rawe-rawe rantas, malang-malang putung!”

“Sekali berarti, sesudah itu mati!”

“Right or wrong is my country.”

“Mereka adalah orang kita. Bapak tenang aja!”

Ayin: “Halo, Pak Guru!” Urip: “Iya, Bu Guru!”

***

Saya rasa, Anda mengenal kata-kata di atas. Ya, itu adalah kutipan-kutipan yang pernah kita dengar, dari siapa saja. Orang terkenal utamanya, maupun yang kurang terkenal. Terkenal karena apapun. Termasuk karena kejahatannya.

Continue reading “Menarik Pembaca dengan Umpan Kutipan”


Dec 29 2008

Menulis Yang Membuat Bergembira

Tag: Motivasi Menulisbahtiarhs @ 8:14 am

Ada sebuah syi’ir (bahasa Arab) yang selalu menjadi rujukan dan tempat kembali saat saya menulis dan merasa tersesat jalan. Syi’ir ini saya baca di sebuah buku yang saya edit, berjudul “Menyambut Usia 40 Tahun” karya Ust. Ahmad Syarifuddin, yang insyaAlloh segera diterbitkan.

Saya kutipkan di sini, semoga bermanfaat buat kita semua; sbb:

وَمَا مِنْ كَاتِبٍ إِلاَّ سَيَفْنَى   وَيُبْقِى اللهُ مَا كَتَبَتْ يَدَاهُ
فَلاَ تَكْتُبْ بِكَفِّكَ غَيْرَ شَيْءٍ   يَسُرُّكَ فِى الْقِيَامَةِ أَنْ تَرَاهُ

Setiap penulis akan mati dan berlalu. Tetapi Allah akan mengabadikan apa yang ditulis dengan tangannya itu. Maka janganlah menulis dengan tangan Anda kecuali yang akan membuat Anda bergembira pada hari Kiamat ketika melihatnya.

Semoga saya juga Anda, para penulis, termasuk yang dimaksud dengan syi’ir ini. Amin.

~renungan di tahun baru hijriyah 1430 h


Dec 29 2008

Selamat Tahun Baru 1430 H

Tag: Breaking Newsbahtiarhs @ 8:10 am

Selamat Tahun Baru 1430 Hijriyah.

Semoga keselamatan dan kebahagiaan, kesabaran dan ketabahan, rizqi dan karunia, keberanian dan kegigihan, ketekunan dan kepercayadirian, limpahan pahala, banjir karya, dan generate kebaikan akan menjadi hari-hari kita selama mengarungi waktu setahun ke depan. Dan juga seterusnya.

Salam,

Bahtiarhs Rumah Konten


Dec 25 2008

Mengikat Ilmu dengan Buku Harian

Tag: Tips Menulisbahtiarhs @ 10:52 am

Buku HarianApa guna buku harian?

Banyak orang tidak mau memiliki buku harian semata takut dibilang feminin atau setidaknya sok romantis. Dalam bayangan mereka, orang yang memiliki buku harian seperti wanita yang terlalu dominan otak kanannya, sehingga buku harian menjadi semacam tempat mencurahkan perasaan, khayalan, angan-angan, dan kata hati; yang semuanya bermuara atau berkaitan dengan otak kanan kita yang non-logical. Dan itu kata orang khas perempuan (maaf jika Anda perempuan. he he.) Bahkan barangkali ada yang berpendapat bahwa buku harian umurnya hanya sebatas ketika kita jatuh cinta dan mabuk asmara saja. Setelah itu berhenti, tak ada isinya lagi.

Untungnya saya termasuk yang tidak sependapat dengan hal ini. Buku harian tidak hanya pantas digunakan untuk mencatat luapan perasaan kita — kadang dalam bentuk puisi, seperti Mas Klaraz. Sedih, gembira, suka, duka, pujian, sumpah-serapah. Semuanya. Bahkan buku harian bisa kita pakai untuk mencatat hal-hal non perasaan.

Dulu, ketika SMP dan SMA, memang saya juga menulis buku harian. Tetapi buku harian saya kala itu memang sebagaimana persepsi orang banyak di atas: berisi luapan perasaan saya. Namun kini, seiring dengan kedewasaan saya (halah!) buku harian saya juga berubah. Pertama, bentuknya bukan buku lagi, tetapi file Winword di dalam laptop saya — yang sering saya bawa kemana pun pergi. Kedua, isinya bukan lagi sebatas luapan perasaan — dan bahkan hampir tidak ada he he — melainkan kalimat-kalimat atau artikel-artikel (walhasil segala tulisanlah) yang menarik buat saya untuk dikliping. Saya mencatatnya per tanggal, lalu setiap kalimat, frase kalimat, atau artikel saya berikan judul yang relevan (itung-itung sambil belajar membuat judul yang baik).

Continue reading “Mengikat Ilmu dengan Buku Harian”


Dec 24 2008

Ilmu Komputer Gratis dari Ilmukomputer.com

Tag: Belajar dari Blogbahtiarhs @ 6:40 pm

CD Gratis dari ilmukomputer.comTidak ada website paling terkenal pada masa awal interaksi saya dengan internet kecuali situs www.ilmukomputer.com. Itu sekitar tahun 2003-an. Mengapa?

Pertama, situs itu memuat informasi atau bahkan knowledge (lihat ragam konten menurut Romi) tentang dunia komputer dan informatika. Kedua, saya sendiri memang orang komputer / informatika, sehingga bahasanya nyambung. Banyak ilmu komputer yang bisa saya dapat dari situs ini untuk bahan belajar. Ketiga, ini yang paling fenomenal menurut saya: Anda bisa mengambil atau mengunduh materi di situs ini secara gratis alias tanpa dimintai apa-apa. Bahkan untuk mereka yang tidak bisa online tetap bisa mendapatkan materi dari situs ini yang sudah di-burn (disimpan) ke CD dengan hanya mengganti ongkos burning CD dan kirim ke alamat. Tak heran ribuan orang segera menyambangi situs ini hari demi hari. Daily hit (hit harian)nya sekarang bahkan sudah mencapai ratusan ribu pengunjung.

Situs ini lahir dari keprihatinan akan hampir tidak adanya layanan publik yang memuat literatur atau materi kuliah di bidang ilmu computing dan bisa diakses secara bebas serta gratis. Biaya pendidikan komputer dan informatika yang sangat tinggi dan mahal saat ini dipandang sebagai salah satu kendala orang belajar ilmu ini, kecuali bagi mereka yang punya duit alias kaya. Maka lahirlah situs ini dengan konsep: knowledge sharing. Berbagi ilmu, khususnya di bidang computing (hal mana sedikit banyak menginspirasi saya dalam membangun blog pribadi: berbagi hikmah).

Continue reading “Ilmu Komputer Gratis dari Ilmukomputer.com”


Dec 22 2008

Ragam Konten Menurut Romi

Tag: Tentang Kontenbahtiarhs @ 5:12 pm

Di posting sebelumnya telah disinggung tentang bentuk konten; baik tekstual, visual, maupun aural. Namun demikian, ada yang mengklasifikasikan ragam konten itu berdasarkan kelompok tertentu.

Saya cenderung setuju dengan pengelompokan yang ditulis Romi Satria Wahono di blognya; bahwa ragam konten itu bisa dibedakan sebagai berikut:

Continue reading “Ragam Konten Menurut Romi”


Dec 19 2008

Asma Nadia: Dari Yang Sederhana Menjadi Luar Biasa

Tag: Belajar dari Tokohbahtiarhs @ 6:16 pm

Asma NadiaSiapa yang tidak kenal dengan pembantu rumah tangga dengan segala problematikanya? Bahkan mungkin Anda tiap hari berinteraksi dengan mereka di rumah. Apakah Anda pernah mengalami peristiwa seperti ini: sudah susah mendapatkan seorang pembantu, eh, baru sehari bekerja, dia minta pulang karena merasa tidak kerasan! Saya mengalaminya tak kurang dari 5 kali! Karena itu, masa-masa Idul Fitri atau Idul Adha, istri mau melahirkan, adalah masa-masa spot jantung ketika pembantu kita minta pulang dan tidak pernah kembali.

Meski saya mengalami kejadian ‘pahit’ seperti ini berkaitan dengan pembantu rumah tangga, tetapi belum satu tulisan pun saya buat mengenai kejadian itu. Lain halnya di tangan Asmarani Rosalba, atau yang kita kenal dengan Asma Nadia. Pembantu rumah tangga sempat menjadi tokoh utama di dalam tulisannya. Sebuah buku. Sebuah novel. Judulnya “Derai Sunyi.” Karya ini bahkan mendapatkan penghargaan MASTERA (Majelis Sastra Asia Tenggara).

Continue reading “Asma Nadia: Dari Yang Sederhana Menjadi Luar Biasa”


Dec 19 2008

Jangan Remehkan Bahan Yang Buruk

Tag: Apa Kata Pakarbahtiarhs @ 5:26 pm

Pablo PicassoMenulis dengan apik dari sumber atau bahan yang cukup serta memadai adalah hal yang lumrah. Biasa. Justru jika hasil tulisannya jelek, Anda layak dipertanyakan kompetensi menulisnya. Tetapi Anda akan sangat hebat dan luar biasa jika bisa menulis dengan apik dari bahan yang terlihat buruk.

Seringkali kita kekurangan bahan atau mendapat bahan yang tak cukup layak untuk sebuah tulisan. Memang dari sisi kekayaan informasi, tulisan yang akan kita hasilkan barangkali akan sebatas bahan tersebut. Tetapi, baik buruknya sebuah tulisan toh tidak melulu tergantung pada kekayaan informasinya. Bahan yang sederhana bisa dibuat tulisan yang cemerlang, tergantung kepiawaian penulisnya meramu bahan tersebut.

Continue reading “Jangan Remehkan Bahan Yang Buruk”


Dec 18 2008

Menulislah Meski Dengan Tetes Darah

Tag: Motivasi Menulis, Belajar dari Tokohbahtiarhs @ 9:22 am

Wiji ThukulSiapa yang tidak kenal dengan Wiji Thukul? Jika nama itu disebut, maka yang terbayang di benak kita adalah: penyair, tokoh buruh, puisi, kemerdekaan berekspresi, dan … orang hilang yang tak tentu rimbanya hingga kini.

Ya, ia memang raib entah kemana setelah telepon terakhirnya kepada Wahyu Susilo, adiknya di suatu hari tanggal 19 Pebruari 1998. Ia hanya menanyakan tentang kabar keluarga dan bilang akan segera pulang. Dan ia akhirnya memang ‘pulang’, tetapi pulang entah kemana.

Satu hal yang patut diteladani dari dirinya adalah kegigihannya menulis — dalam hal ini menulis puisi. Karena melalui media inilah pikirannya, kegelisahan dan kegundahannya, harapan dan perjuangannya bisa tersalurkan. Puisi dipilihnya mungkin karena meski singkat, tetapi puisi tajam melebihi tajamnya pedang. Bahkan katanya jika politik itu bengkok, maka puisilah yang akan meluruskannya.

Continue reading “Menulislah Meski Dengan Tetes Darah”


Dec 18 2008

Memancing Rasa Ingin Tahu dengan Pertanyaan

Tag: Tips Menulisbahtiarhs @ 6:28 am

“Apa yang Anda lakukan jika diberikan uang 10 milyar kontan sekarang juga?”
“Apa yang dilakukan presiden SBY pada saat liburan?”
“Mengapa Bush dilempar oleh wartawan Al-Baghdadiyah dengan ’sepatu’, bukan batu atau granat sekalian?”

Ya. Pertanyaan pada sebuah pembukaan pembicaraan sering menggelitik rasa ingin tahu kita, apa kira-kira jawabannya. Apalagi jika pertanyaan itu sendiri disusun begitu rupa, sehingga membuat simpul-simpul penasaran kita tersentuh dan seketika terang menyala.

Secara orang cenderung ingin tahu jawaban sebuah pertanyaan, maka pertanyaan yang disusun tepat sasaran hingga menggelitik rasa ingin tahu merupakan kekuatan pembuka sebuah pembicaraan atau tulisan. Itulah kekuatan “lead pertanyaan”.

Continue reading “Memancing Rasa Ingin Tahu dengan Pertanyaan”


Next Page »